Fakta Menarik dari Wayang Kulit

1

Fakta Menarik dari Wayang Kulit – Wayang adalah sebuah pertunjukan seni dari Indonesia. Wayang kulit adalajh sebuah boneka yang mewakili sebuah karakter manusia dan memperlihatkan kepada orang-orang dengan cara menyorotkannya menggunakan lampu minyak. Wayang di mainkan oleh dalang sebagai narator setiap dialog. Berikut adalah beberapa fakta menarik tentang pertunjukan wayang kulit

1. Ditetapkan UNESCO Sebagai Warisan Mahakarya Dunia

Tepat pada tanggal 7 November 2003, sepertinya menjadi salah satu hari bersejarah bagi seluruh rakyat Indonesia.Pada hari itu, salah satu kesenian kebanggaan Indonesia yaitu wayang kulit akhirnya menjadi pusat perhatian dunia dan ditetapkan sebagai Masterpiece of Oral and Intangible Heritage of Humanity,atau Warisan Mahakarya Dunia yang tak Ternilai dalam Seni Bertutur oleh UNESCO

Pemerintah sendiri menetapkan tanggal 7 November sebagai Hari Wayang, dengan tujuan agar generasi muda dapat mengetahui pentingnya nilai-nilai kehidupan yang ada di dalam kesenian wayang. Hingga saat ini, masih banyak yang mementaskan dan mengapresiasi seni pewayangan sebagai rasa bangga akan tradisi dan budaya Indonesia yang unik dan otentik serta telah diakui dunia. Apakah Anda pernah melihat pentas wayang kulit? Jangan takut, masih banyak dalang yang konsisten menampilkan kesenian tradisional ini.

2. Proses Pembuatan Wayang Kulit Unik dan Rumit

Proses pembuatan wayang kulit terbilang unik dan cukup rumit. Memangnya, bagaimana cara membuat wayang kulit? Ada beberapa langkah penting dalam pembuatan wayang kulit, mulai dari memilih kulit kerbau berkualitas, memotong, membuat pola, menatah, hingga mengecat.

Proses yang unik, rumit dan membutuhkan ketelitian adalah penatahan. Karena perajin harus mengukir pola wayang menggunakan tatah, sehingga menghasilkan ukiran warna putih. Pada umumnya, proses penatahan membutuhkan waktu hingga berhari-hari. Bahkan bisa sampai lebih dari seminggu untuk jenis wayang yang berukuran besar seperti Gunungan dan Werkudara. Karena kesulitan dalam proses pengerjaannya, maka wajar saja jika wayang kulit bisa dijual dengan harga sekitar 300 ribu sampai 1,5 juta Rupiah.

3. Bukti Konkret Tentang Keberadaan Wayang Kulit Sejak Tahun 930 M

Wayang kulit merupakan warisan budaya yang telah ada sejak dahulu kala. Tepatnya, sejak kapan? Ada beberapa peneliti yang berpendapat bahwa wayang kulit telah ada sejak 1.500 tahun sebelum Masehi yang dibuat oleh para nenek moyang orang Jawa. Wayang kulit versi leluhur memiliki bentuk yang sederhana dan digunakan dalam ritual adat-adat Jawa. Namun belum ada bukti konkret yang menguatkan pendapat ini.

Baca Juga :Jenis-Jenis Tarian Topeng Cirebon

Sedangkan berdasarkan penemuan-penemuan berupa catatan pada prasasti-prasasti, diperkirakan wayang kulit berasal dari tahun 930 Masehi. Catatan itu mendeskripsikan tentang pertunjukan wayang kulit yang dilakukan oleh seorang dalang. Sejak saat itu, pewayangan semakin berkembang dan dijadikan sebagai media penyebaran agama tertentu di Indonesia, yang masa itu masih bernama Nusantara.

4. Terdapat Banyak Jenis Wayang kulit

Anda sempat mengira jika wayang kulit hanya terdiri dari 1 jenis saja? Eits, faktanya, ada banyak jenis wayang kulit di Indonesia. Beberapa yang paling terkenal ialah Wayang Kulit Gagrag Yogyakarta, Wayang Kulit Gagrag Banyumasan, dan Wayang Kulit Gagrag Jawa Timuran, Wayang Kulit Banjar, dan Wayang Kulit Cirebon.

Wayang Kulit Gagrag Yogyakarta memiliki tokoh khas seperti Antasena, Wisanggeni, dan Punokawan. Selain itu, secara morfologi memiliki ciri-ciri bentuk, tatahan, dan pewarnaan yang unik dan khas. Beberapa dalang terkenal dari wayang jenis ini adalah Ki Timbul Hadiprayitno, Ki Hadi Sugito, dan Ki Suparman. Tentu saja, setiap jenis wayang kulit memiliki ciri khasnya masing-masing.