Jenis-Jenis Tarian Topeng Cirebon

1

Jenis-Jenis Tarian Topeng Cirebon – Kota Cirebon memiliki banyak keunggulannya. Salah satunya adlaag tarian tradisionalnya yang dikenal oleh banyak orang. Tari topeng, tarian ini memiliki beragam jenis keunikan dan maknanya. Tari topeng sangat di nananti oelh banyak wisatawan loh. Ada banyak jenis tari topeng yang harus kamu ketahui. Berikut adalah jenis-jenisnya

1. Topeng Panji

Tari topeng yang pertama adalah Topeng Panji yang menggambarkan sucinya seorang anak yang baru lahir. Gerakan-gerakan sederhana, halus dan lembut membuat ciri khas tari topeng ini mudah dikenal. Selain itu pada bentuk topengnya berwarna putih dengan mata, hidung dan guratan lain yang tipis. Seperti kata pepatah mengatakan bahwa manusia yang baru lahir masih putih suci seperti kertas putih.

2. Topeng Samba

Tarian ini menggambarkan ketika manusia masuk dalam fase anak-anak. Gerakan-gerakan yang lincah, lucu dan kurang luwes memang dihadirkan dalam tarian ini. Seperti anak-anak pada umumnya, topeng yang digunakan memiliki ekspresi seperti anak-anak dengan mata yang agak terbuka dengan warna agak merah muda.

3. Topeng Rumyang

Tari Topeng Rumyang merupakan penggambaran ketika masuk dalam masa remaja atau masa mencari jati diri. Gerakan-gerakan pada tarian ini terlihat adanya pengulangan yang cenderung labil. Sebagai bentuk ekspresinya, topeng yang digunakan memiliki warna dasar merah muda dengan ukiran sederhana.

4. Topeng Tumenggung

Gerakan yang tegas seperti mengisyaratkan kebijaksanaan ketika masuk ke dalam fase dewasa. Topeng yang digunakan pun memiliki ekspresi yang lebih tegas dan berwibawa dengan warna dominan merah. Untuk kostumnya sendiri biasanya penari menggunakan pakaian warna hitam. Tumenggung dalam bahasa setempat merupakan struktur kerajaan atau kesultanan dengan pangkat panglima perang.

Baca Juga : Fakta Budaya SIngle yang Menjadi Tren di Jepang

5. Topeng Kelana

Tari topeng ini sebagai bentuk penggambaran keserakahan manusia yang terlalu ambisius dan amarah. Penarinya sendiri biasanya mengenakan kostum berwarna merah dengan gerakan-gerakan yang lebih lincah dari jenis tari topeng lainnya. Pada ekspresi topengnya terdapat banyak guratan yang rumit serta adanya ikatan tali ornamen khusus.

Perlengkapan Tari Topeng

Ada beberapa properti tari Topeng yang digunakan di antaranya:

1. Topeng
Topeng merupakan properti wajib yang harus ada saat menarikan tarian ini, apa pun jenis tarian Topeng yang dimainkan, karena properti yang satu ini tidak bisa digantikan dengan properti yang lainnya.

Ada beragam jenis topeng yang digunakan, terutama disesuaikan dengan jenis tarian yang dimainkan.

Untuk memakai topeng ini caranya adalah dengan menggigit bagian bantalan karet yang ada di bagian dalam topeng atau hanya mengikatkan tali karet pada bagian belakang kepala.

Bahan utama yang digunakan untuk membuat topeng ini adalah kayu yang diberi warna merah mencolok, namun ada juga yang menggunakan topeng dari bahan plastik.

2. Sampur
Sampur merupakan selendang yang terbuat dari kain panjang yang nantinya akan dipakai di bagian leher penari Topeng.

Properti tersebut digunakan agar gerakan tarian lebih cantik saat penari memainkan gerakan tangan dengan sampur yang diselipkan di bagian sela-sela jari tengah.

Pemilihan sampur yang cantik dengan perpaduan gerakan seirama maka akan menciptakan tarian yang terkesan tegas dan gemulai.

3. Keris
Keris dikenal sebagai senjata tradisional Jawa yang punya banyak makna dan nilai sakral.

Para penari tarian Topeng juga menggunakan keris sebagai properti pelengkap. Keris ini melambangkan tokoh kesatrian, kekuatan, kebangsawanan, serta menunjukkan status sosial pemakainya.

Namun, yang menggunakan keris saat menari hanya tokoh bangsawan saja.